Senin, 26 Desember 2011

Puisi

PENGHUNI PANTAI
Oleh : Yuyun Marliyanti

Debur ombak menyeret angin ke hamparan samudra
Sosok lelaki tua beranjak menarik jala
Buih berkelok-kelok bermain di celah kakinya
Bermandikan keringat yang menetes dibibir pantai
Ombak selalu pulang dan pergi
Seperti engkau yang pergi dan kembali
Membawa harapan dan cita-cita bagi anakmu



Terkadang engkau berjuang ditengah kemarahan badai
Angin lautpun menyelamatkanmu
Mendorongmu untuk kembali pulang
Sesekali engkau pulang dengan kepala tertunduk
Dengan kelelahan ombak yang memukul dadamu
Tak menyurutkan asamu untuk bertahan

Semangatmu tak pernah rapuh
Mensyukuri kehidupan dari rahim laut Pantai Segara
Engkau menangis, mengeluh dan kelelahan
Udara serta teriakan ombak yang mampu menghiburmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar